Senyawa Karbon Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sabtu, 01 Mei 2010 0 komentar

A. Senyawa karbon dalam bidang pangan

Senyawa karbon dalam bidang pangan meliputi berbagai kelompok zat, seperti:

1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah zat makanan yang menghasilkan tenaga. Karbohidrat terdiri atas tiga unsur yaitu C, H, dan O. Karbohidrat terbagi menjadi dua yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat majemuk. Karbohidrat sederhana (monosakarida) adalah karbohidrat yang tidak dapat dipecah lagi menjadi karbohidrat yang lebih sederhana. Contoh monosakarida adalah glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Karbohidrat majemuk (disakarida dan atau polisakarida) adalah karbohidrat yang dapat dibagi menjadi molekul karbohidrat yang lebih sederhana. Contoh disakarida adalah sukrosa, maltosa, dan laktosa. Sedangkan contoh polisakarida adalah amilum, glikogen, dan selulosa.

2. Protein

Protein adalah zat yang sangat bagi tubuh. Protein terdiri atas unsur C, H, O, dan N, serta kadang-kadang S dan P. Protein terbentuk atas molekul-molekul kecil yang disebut asam amino. Protein sangat berguna untuk pertumbuhan. Contoh makanan yang mengandung protein adalah susu dan daging (protein lengkap), sayuran dan buah-buahan (protein tidak lengkap).

3. Lemak

Lemak merupakan senyawa majemuk dan lebih efektif dibandingkan karbohidrat dan protein. Lemak mengandung unsur C, H, dan O. lemak dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu lemak sederhana (lemak dan minyak), lemak campuran (fosfolid dan lipoprotein), dan lemak asli (asam lemak dan sterol). Berdasarkan kejenuhannya lemak dibagi menjadi lemak yang mengandumg asam jenuh dan asam lemak tak jenuh.

Asam lemak jenuh dapat disintesis oleh tubuh dan banyak terdapat pada lemak hewani, contohnya mentega dan gajih. Asam lemak tak jenuh berwujud cair sehingga disebut minyak dan banyak terdapat pada lemak nabati, contohnya minyak kelapa, minyak jagung, dan minyak sayur lainnya.

4. Mineral

Tubuh manusia perlu beberapa mineral untuk menjaga kesehatannya. Unsur mineral yang besar jumlahnya dalam tubuh disebut mineral makro. Contohnya Na, Cl, K, Ca, P, Mg, dan S. unsur mineral yang sedikit jumlahnya dalam tubuh disebut mineral mikro. Contohnya Fe, I, Mn, Cu, Zn, Co, dan F.

5. Vitamin

Vitamin adalah senyawa organik yang berguna untuk menjalankan berbagai funsi tubuh dan menjaga kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Vitamin terdiri atas unsur C, H, O, serta N. Vitamin dibagi menjadi dua, yaitu vitaminyang larut dalam minyak dan vitamin yang larut dalam air. Vitamin yang larut dalam minyak adalah vitamin A, D, E, dan K. Vitamin jenis ini banyak terdapat dalam daging, ikan, dan biji-bijian. Jika diserap tubuh, akan disimpan di dalam hati atau jaringan lemak. Vitamin yang larut dalam air adalah B dan C. Vitamin jenis ini dapat beregerak bebas dalam darah dan limpa.

B. Senyawa karbon dalam bidang sandang

Senyawa karbon di bidang sandang adalah serat. Serat dipintal menjadi benang dan benang ditenun menjadi kain. Kain inilah yang selanjutnya dipotong dan dijahit menjadi baju.

Berdasarkan asalnya, serat dibedakan menjadi dua, yaitu serat alami dan serat buatan (sintetis). Serat alami yang utama adalah kapas (selulosa polisakarida) dan wol (protein). Serat sintetis dibagi menjadi selulosa dan non-selulosa.

C. Senyawa karbon dalam bidang papan

Bahan bangunan yang berasal dari hidrokarbon pada umumnya berupa plastik. Bahan dasar plastik hampir sama dengan LPG, yaitu polimer dari propilena, yaitu senyawa olefin/alkena dari rantai karbon C3. Dari bahan plastik inilah kemudian jadi bermacam-macam barang mulai dari atap rumah (genteng plastik), furniture, peralatan interior rumah, dan lain-lain.

D. Senyawa karbon dalam bidang perdagangan

Beberapa logam bermanfaat dalam bidang perdagangan. Logam-logam itu biasa digunakan untuk membuat uang logam, patung yang berharga tinggi, dan perhiasan. Contohnya adalah tembaga untuk digunakan sebagai pipa ledeng atau pembuatan paduan logam (kuningan dan perunggu). Selain tembaga , ada pula emas danperak yang bernilai tinggi sebagai perhiasan.

E. Senyawa karbon dalam bidang seni dan estetika


Peranan hidrokarbon pada seni dan estetika dapat kita temui pada tinta / cat minyak dan pelarutnya (thinner). Selain pada cat, senyawa hidrokarbon terdapat pula di kosmetik yaitu lilin. Contohnya lipstik, waxing, dan juga pada semir sepatu. Lilin yang digunakan adalah lilin parafin.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

©Copyright 2011 Indahnya Duniaku | TNB